Pages

Friday, November 12, 2010

Dakwah Adalah Cinta~



Memang seperti itu dakwah.
Dakwah adalah cinta...
Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu.
Sampai fikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu.
Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah.

Tentang umat yg kau cintai. Lagi-lagi memang seperti itu... ^_^
Dakwah. Menyedut saripati tenagamu..
Sampai tulang belulangmu.
Sampai daging terakhir yg menempel ditubuh rentamu.
Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. ..
Tubuh yanghancur lebur dipaksa berlari... :(
Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. .
Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yg diturunkan Allah....

Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz.
Dia memimpin hanya sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat dalam kerahmatan
Tidak ada lagi orang miskin yg meminta sedekah.
Tubuh mulia itu terkoyak-koyak.
Terpanar membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja.

Tubuh yang segar bugar itu sampai lunyai.
Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah kemudian meninggal.
Adakah memang itu yang diharapkannya;
mati sebagaij iwa yang tenang.

Dan di pertemukan di akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasapun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya diperjelas dengan salah satu luka paling legenda di sepanjang sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.

Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan.

Tidak… Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih “tragis”.Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu menemani…

justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke manapun mereka pergi… akhirnya menjadi adaptasi. Kalau iman dan godaan rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus mengalah.

Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada. Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka...

Hingga “hasrat untuk mengeluh” tidak lagi terlalu menggoda dibandingkan jihad yang begitu cantik. Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeria!. Saat Abu Bakar wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar.Tapi seringnya “ditinggalkan”, hal itu sudah menjadi kewajaran.

Dan menjadi semacam tonik bagi iman..Karena itu kamu tahu. Pejuang yg heboh ria memperkayakan amalnay adalah mujahid yang telah berjaya. Yg takjub pada rasa sakit dan pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan Allah.

Karena tidak setiap saat mereka memproduksikan karya-karya besar. Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka menjadi tumpuan untuk didoakan mearisi para mujahid sejati,

“Ya Allah, berilah Kami petunjuk… sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayang… “

Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh . Jasadnyadi koyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta…Mengajak kita untuk terus berlari…!

“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.

Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”

"Kalau iman dan syaitan terus bertempur. Pada akhirnya salah satunyaharus mengalah."

In memori As-Syahid Ibrahim Libya... 


sumber : u-jam 

Monday, November 8, 2010

"..pisau belati yang tajam"



kami sedari jalan ini kan penuh onak dan duri
aral menghadang dan kezaliman yang akan kami hadapi
kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
jasad ini darah ini sepenuh redha di hati

kami adalah panah-panah terbujur
yang siap lepaskan dari busur
tuju sasaran siapapun pemanahnya

kami adalah pedang-pedang terhunus
yang siap terhayun menebas musuh
tiada pedulipun siapapun pemegangnya

asalkan ikhlas di hati
tuk hanya redha ilahi rabbi

kami adalah tombak-tombak berjajar
yang siap dilontarkan dan menghujam
menembus dada lantakkan keangkuhan

kami adalah butir-butir peluru
yang siap ditembakkan dan melaju
mengoyak dan menumbang kezaliman

asalkan ikhlas di hati
tuk jumpa wajah ilahi rabbi...

kami adalah mata pena yang tajam
yang siap menuliskan kebenaran
tanpa ragu ungkapkan keadilan

kami pisau belati yang selalu tajam
bak kesabaran yang tak pernah akan padam
tuk harungi da'wah ini jalan panjang

asalkan ikhlas di hati
menuju jannah ilahi rabbi...

 ...........

 teringat pada lagu ni sejurus mendapat mesej dari sahabat dunia akhirat. tepat pada masanya.. recharge kekuatan dan semangat untuk terus berjuang. 


"kemelut dalam islah, antara diri, nafsu, syaitan.. "


Saturday, November 6, 2010

AlFatihah~

Serangkai nasihat Al-Fadhil Ustaz Dato’ Tuan Ibrahim Tuan Man :


“Mati itu tidak syarat sakit,tidak syarat sihat,tidak syarat muda,tidak syarat tua”


Syaratnya AJAL.


Al-Fatihah buat Allahyarham Ismail Naqiudin Hamdan. Semoga rohnya dicucuri rahmat dan ditempatkan dalam kalangan syuhada'. Syurga menanti buat pejuang-pejuang yang mewaqafkan diri pada jalanNya. Yakinilah janjiNya..

Sama-sama kita sedekahkan Al-Fatihah



Thursday, November 4, 2010

Kemenangan itu makin hampir, bersabarlah..




"Islam pasti menang"


أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُواْ الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْاْ مِن قَبْلِكُم مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَاء وَالضَّرَّاء وَزُلْزِلُواْ حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُواْ مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللّهِ قَرِيبٌ

“Apakah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga, Padahal belum datang kepadamu (cubaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cubaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat.” ( Al Baqarah : 214)

"Inna nasrollahi qorib" 

Kemenangan yang dijanjikan Allah semakin hampir. Soroti kembali sirah Rasulullah, bagaimana proses dakwah di Mekah dan Madinah. Allah tidak memberikan kemenangan pada awalnya. Namun, disebabkan gigihnya dakwah yang dijalankan Rasulullah saw dan para sahabat, akhirnya Islam menyinari bumi Mekah dan Madinah.


Selama masa itulah Rasulullah saw mempersiapkan generasi yang kuat, kukuh, sabar dan tahan akan berbagai ujian yang mendatangi mereka sebagai satu aturan dari perjalanan dakwah di jalan Allah.
Dalam tempoh itu juga, berbagai ujian dan peristiwa besar mewarnai perjuangan Rasulullah dan para sahabatnya, diantaranya :

Fasa dakwah di Mekah 

Berbagai penyiksaan yang dilakukan oleh orang-orang Quraisy terhadap orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dipulaukan selama tiga tahun, penolakan masyarakat Thaif terhadap dakwah. Yang pada akhirnya fasa ini ditutup dengan hijrahnya kaum muslimin dan Rasulullah saw ke Madinah.

Fasa dakwah di Madinah

Sebelum terjadi perjanjian Hudaibiyah berbagai usaha dilakukan oleh Rasulullah saw untuk mengukuhkan masyarakat muslim pertama, seperti pembinaan masjid dan mempersaudarakan Muhajirin dan Ansar. Kemudian, Allah swt mengizinkan mereka untuk berperang melawan orang-orang yang menentang dakwah sehingga berlaku berbagai peperangan seperti Badar, Uhud, dan Ahzab disamping peperangan melawan orang-orang Yahudi.

Umat Islam Saat Ini

Berdasarkan sirah Rasulullah, keadaan pejuang-pejuang agama Allah saat ini juga merupakan salah satu proses ke arah meraih kemenangan yang dijanjikan Allah swt. Pertentangan antara yang haq dan batil masih berleluasa, maksiat semakin menjadi-jadi.. malah lebih teruk, umat Islam sendiri sudah hilang jati diri sebagai muslim. Namun, harus diingatkan.. proses untuk meraih kemenangan pasti akan terus diuji. Siapa yang setia, siapa yang berpura-pura.. Siapa yang langsung tidak ambil tahu.




"kita masih dalam tapisan Allah.."

Kepada semua barisan mujahid mujahidah Islam, moga terus diberi kekuatan dan kesabaran untuk terus mendaulatkan agama Allah. Dan moga Allah tetapkan hati kita supaya istiqamah di atas jalan perjuangan ini. Jadikan kekalahan di Galas + Batu Sapi sebagai satu muhasabah dan pencetus semangat untuk kita terus berjuang. Syiar Islam akan terus didaulatkan! Allahuakbar walillahil hamd.

Wednesday, November 3, 2010

2 in 1

BismiLlahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wbt.

Salam kemenangan buat Islam.


 -ringkas, tapi ada point penting yang ingin disampaikan-

Dah nak masuk hari ke-4. rutin harian saya mula berubah. Siang di luar, malam di rumah. Moga ia bermanfaat untuk Islam. Permulaan yang baik sebelum benar-benar membina tapak.

Masih menunggu surat dari encik posmen. Sahabat-sahabat yang dipostingkan ke Sarawak dah dapat surat. Mabruk'alaikum! Moga terus istiqamah. Pilihan saya, pahang dan Johor. Tapi, selain dari keduanya juga saya tetap terima. Takdir yang terbaik dariNya.

"Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat"

(Al-Mu'minun:29)


p/s: agak janggal menukar kata ganti diri 'aku-saya'. ubah angin ",)